Langsung ke konten utama

Tinggal di Pohon Raksasa


12/30 •Menginap di Pohon Raksasa•
.
Bismillaahirrahmaanirrahiim… Malam ini judulnya masih buka-buka galeri foto. Hingga akhirnya aku terkejut sendiri karena hampir lupa. “Foto dimana nih?” Aha… Ternyata ini adalah foto hotel dimana Cigo Family menginap, saat berkunjung ke Kota Wisata Batu Malang. Sebenarnya kalau traveling, hotel bukan menjadi salah satu hal yang kami pertimbangkan. Istilahnya kan cuma buat “numpang tidur”.
.
Kami pernah menginap di budget hotel, bahkan hostel. Biasanya kalau acara liburan kami sangat padat, banyak tempat yang ingin dikunjungi dan banyak tempat kuliner lokal yang ingin dicoba. Namun, saat berlibur ke Malang beberapa waktu lalu, pertimbangan kami berbeda. Tepatnya saat melihat ada hotel yang dapat memberikan pengalaman lain, selain tempat untuk tidur dan setidaknya mandi. Hehehe…
.
Mau tau, dimanakah itu? Pohon Inn Hotel @pohoninnhotel yang berlokasi di Jatim Park 2 @jatimparkdua . Wah ini sih, buy 1 get 3 lah jadinya. Alhamdulillah… Lokasinya strategis banget, kemana-mana deket! Apalagi kalau berencana mengunjungi Batu Secret Zoo @batusecretzoo atau Eco Green Park @ecogreenpark tinggal loncat aja dari kamar. Hehehe… Eh, jangan! Bahayaaa!!! Kuhanya bercanda ya!
.
Nah, selain lokasi, tentu daya tarik utama adalah keunikan hotelnya. Dari luar tampak seperti “Giant Tree” dan dari dalam, terutama di resto, kita seperti sedang berada di dalam hutan. Wah! Ini seru sih… Buat emak bapaknya, tapi kalo anaknya sesekali terlihat nyengir-nyengir ngeri. Gimana enggak, makan sambil diliatin harimau, ular, kera, dsb.
.
Kalau ditanya mau menginap lagi di sini atau tidak? Jawabannya, mau banget! Sama sekali gak ada yang mengecewakan, fasilitasnya serta berbagai nilai plus yang didapatkan. Demikian, ceritaku tentang “Hotel Pohon Raksasa” yang memberikan banyak pelajaran, bahwa ternyata penginapan bisa jadi tempat untuk menambah banyak pengalaman.
.
#hotelpohonraksasa
#jawatimurpark
#pohonraksasa
#pohoninnhotel
#gianttreehotel
#baksomalang
#malang
#cigotrip
#30hbc20
#jatimpark
#cigofamily
#30hbc2012
#jatimparkdua
#30haribercerita
#bundytabercerita





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dacin Inovatif

Setiap bulan, aku membawa Albarra ke Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) untuk melakukan penimbangan berat badan dan tinggi badan. Selain itu, aku bisa mendapatkan informasi tentang kesehatan ibu dan anak, baik berupa seminar atau konsultasi dengan bidan. Sebenarnya posyandu di lingkungan tempat tinggalku biasa diadakan di dalam komplek perumahan, yakni wilayah RT (Rukun Tetangga). Namun, untuk waktu-waktu tertentu, posyandu terpusat di wilayah RW (Rukun Warga). Misalnya, saat pembagian vitamin A dan obat cacing setiap enam bulan sekali, atau imunisasi. Seperti halnya hari ini, ada pembagian obat cacing gratis dari pemerintah, sehingga posyandu RW dilaksanakan di perkampungan warga sebelah komplek rumah.
Sebenarnya pemantauan berat dan tinggi badan, ataupun pemberian obat cacing bisa dilakukan mandiri. Namun, di sini kita bisa sekaligus silaturrahim dengan warga di luar komplek, khususnya ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) wilayah RW. Selain itu, Albarra juga senang sekali…

Dariku dan Untukku

08/30 •Dariku dan Untukku• . Bismillaahirrahmaanirrahiim... Hari ini, tepat seminggu di tahun baru 2020. Setelah pekan lalu membuat refleksi 2019, aku jadi teringat akan sesuatu. Sebuah batu titian awal, untuk melompat ke tingkatan selanjutnya dalam kehidupan. Lompatan terbesarku di tahun kemarin adalah keberanian dalam menentukan pilihan. Salah satunya adalah “memilih untuk terus menulis”. . Sebuah resolusi yang dibuat sejak awal tahun 2019 dan berhasil direalisasikan. Alhamdulillah, tentunya atas izin Allah, aku bisa konsisten untuk menulis sepanjang tahun. Menulis apapun, diary, tugas belajar, pekerjaan, bahkan yang tak pernah aku bayangkan, bisa ikut berkontribusi dalam tiga buah buku antologi. . Selama tahun 2019, Alhamdulillah lahir tiga buah buku antologi bersama teman di berbagai komunitas. Karya pertama adalah sebuah buku non-fiksi terkait “Unforgettable Moment”. Kemudian aku mulai belajar menulis fiksi dalam buku “Pelangi di Negeri Air” dan terakhir “HR Story”, sebagai rekam jejak…

Belajar Menulis Biografi

Berkenalan dengan Sosok Emak Pendongeng Siska Dewi Raharjo
Oleh: Cindyta Septiana
Siska Dewi, ibu dua anak, kelahiran 10 Desember 1991, memiliki latar belakang keluarga yang unik. Berasal dari keluarga dengan suku Jawa terpatnya Purwokerto, Siska lahir di Bandung dan menetap di sana hingga menikah serta memiliki seorang anak. Anak pertamanya lahir pada bulan April tahun 2013, bernama Muhammad Rioiggo Asadfaiq, tepat setahun setelah pernikahannya dengan Pandu Raharjo, yang diselenggarakan pada bulan 20 Mei 2012.
Siska dan suami memutuskan untuk menikah di usia muda karena pada saat itu, mereka sudah merasa siap secara mental, spiritual, dan finansial. Begitu pula dengan restu yang telah didapat dari orang tua, beberapa saat setelah wisuda menjadi Sarjana Pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia, jurusan Pendidikan Anak Luar Biasa. Namun, menikah di usia 21 tahun nyatanya bukan keputusan yang mudah. Kala itu Siska dihujani pula banyak pertanyaan dari keluarga dan kerabat, tak lain ad…