Langsung ke konten utama

BunSay - Game Level #6 Tantangan Hari #5


•Mulai Perencanaan Hingga Pembayaran•
.
Bismillah… Sampai jumpa lagi akhir pekan, karena hari ini aktivitas rutin mulai kembali normal. Semalam akhirnya aku minta Althaf (6 th) untuk membuat rencana snack apa saja yang mau dibeli untuk seminggu ke depan. Maklumlah, emak jarang bebikinan dan anak juga gak dikasih jajan. Jadi, belanja biasa dimulai di awal pekan.
.
Tadi malam Althaf akhirnya berbelanja bersama ayah @go_igo dan Adik Albarra @albarraluvino, bunda istirahat dulu di rumah karena sedang kurang fit. Aku hanya melakukan briefing, “Ada berapa hari sekolah, Mas?” Pertanyaan ngetes ini. “Lima!” Jawab Althaf. Lalu, “Berapa hari ekskul?” Tanyaku lagi. “Dua!” Jawab Althaf dan selanjutnya diskusi terkait apa saja yang mau dibeli.
.
Seperti biasa yang dibawa hanya camilan saja, untuk istirahat (snack time) dan bekal ekskul, sejenis roti, susu, pisang, wafer, dan biskuit. Sementara catering sudah disiapkan dan susu kotak sudah dibeli di awal bulan, Althaf tinggal mencari item yang lainnya kemudian membayar (tentu dengan uang dari bunda) hehehe...
.
Alhamdulillah, konsep belajar matematika saat berbelanja ini dimulai dengan diskusi tentang jumlah hari, jumlah barang yang hendak dibeli, serta proses pembayaran dengan uang. Semuanya lancar kecuali perhitungan jumlah uangnya, karena masih belum Althaf pelajari. Secara keseluruhan, bunda sangat bangga. MasyaaAllah… Tabarakallah… 
.
#hari5
#gamelevel6
#ilovemath
#matharoundus
#tantangan10hari
#kuliahbundasayang
#menstimulasikecerdasanmatematislogis
#institutibuprofesional
#kuliahBunSayIIP
#IIPxBundyta
#bunsayiip
#iipdepok
#bunsay
#iip
.
@institut.ibu.profesional





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dacin Inovatif

Setiap bulan, aku membawa Albarra ke Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) untuk melakukan penimbangan berat badan dan tinggi badan. Selain itu, aku bisa mendapatkan informasi tentang kesehatan ibu dan anak, baik berupa seminar atau konsultasi dengan bidan. Sebenarnya posyandu di lingkungan tempat tinggalku biasa diadakan di dalam komplek perumahan, yakni wilayah RT (Rukun Tetangga). Namun, untuk waktu-waktu tertentu, posyandu terpusat di wilayah RW (Rukun Warga). Misalnya, saat pembagian vitamin A dan obat cacing setiap enam bulan sekali, atau imunisasi. Seperti halnya hari ini, ada pembagian obat cacing gratis dari pemerintah, sehingga posyandu RW dilaksanakan di perkampungan warga sebelah komplek rumah.
Sebenarnya pemantauan berat dan tinggi badan, ataupun pemberian obat cacing bisa dilakukan mandiri. Namun, di sini kita bisa sekaligus silaturrahim dengan warga di luar komplek, khususnya ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) wilayah RW. Selain itu, Albarra juga senang sekali…

Dariku dan Untukku

08/30 •Dariku dan Untukku• . Bismillaahirrahmaanirrahiim... Hari ini, tepat seminggu di tahun baru 2020. Setelah pekan lalu membuat refleksi 2019, aku jadi teringat akan sesuatu. Sebuah batu titian awal, untuk melompat ke tingkatan selanjutnya dalam kehidupan. Lompatan terbesarku di tahun kemarin adalah keberanian dalam menentukan pilihan. Salah satunya adalah “memilih untuk terus menulis”. . Sebuah resolusi yang dibuat sejak awal tahun 2019 dan berhasil direalisasikan. Alhamdulillah, tentunya atas izin Allah, aku bisa konsisten untuk menulis sepanjang tahun. Menulis apapun, diary, tugas belajar, pekerjaan, bahkan yang tak pernah aku bayangkan, bisa ikut berkontribusi dalam tiga buah buku antologi. . Selama tahun 2019, Alhamdulillah lahir tiga buah buku antologi bersama teman di berbagai komunitas. Karya pertama adalah sebuah buku non-fiksi terkait “Unforgettable Moment”. Kemudian aku mulai belajar menulis fiksi dalam buku “Pelangi di Negeri Air” dan terakhir “HR Story”, sebagai rekam jejak…

Belajar Menulis Biografi

Berkenalan dengan Sosok Emak Pendongeng Siska Dewi Raharjo
Oleh: Cindyta Septiana
Siska Dewi, ibu dua anak, kelahiran 10 Desember 1991, memiliki latar belakang keluarga yang unik. Berasal dari keluarga dengan suku Jawa terpatnya Purwokerto, Siska lahir di Bandung dan menetap di sana hingga menikah serta memiliki seorang anak. Anak pertamanya lahir pada bulan April tahun 2013, bernama Muhammad Rioiggo Asadfaiq, tepat setahun setelah pernikahannya dengan Pandu Raharjo, yang diselenggarakan pada bulan 20 Mei 2012.
Siska dan suami memutuskan untuk menikah di usia muda karena pada saat itu, mereka sudah merasa siap secara mental, spiritual, dan finansial. Begitu pula dengan restu yang telah didapat dari orang tua, beberapa saat setelah wisuda menjadi Sarjana Pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia, jurusan Pendidikan Anak Luar Biasa. Namun, menikah di usia 21 tahun nyatanya bukan keputusan yang mudah. Kala itu Siska dihujani pula banyak pertanyaan dari keluarga dan kerabat, tak lain ad…