Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Aliran Rasa Level 6 - Menstimulasi Kecerdasan Matematis Logis

Stimulasi Kecerdasan Matematis - Logis pada awalnya kupikir adalah proses belajar matematika seperti pelajaran di sekolah. Namun, ternyata lebih dari sekedar mengulang proses penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian di atas kertas.
Jauh sebelum konsep itu disampain kepada anak, ternyata praktek penerapan konsep matematis dan logis dapat kita temukan di kehidupan sehari-hari. Alhamdulillah, dengan cara ini pelajaran “Matematika” di sekolah bagi Althaf (6 th) tak lagi menjadi momok. Sementara itu, pengalaman matematis dan logis menambah pengetahuan Albarra (2 th) yang dapat dilihat dari perkembangan kognitifnya. MasyaaAllah... Tabarakallah...
Semoga ke depannya, anak-anakku menjadi lebih cinta terhadap matematika dan merasakan manfaat luar biasa dalam kehidupan mereka selanjutnya. Aamiin Allahumma Aamiin.
#aliranrasa #gamelevel6 #ilovemath #matharoundus #tantangan10hari #kuliahbundasayang #menstimulasikecerdasanmatematislogis #institutibuprofesional #kuliahBunSayIIP #IIPxBundyta #bunsay…

BunSay - Game Level #6 Tantangan Hari #17

•Pola Urutan• . Bismillah… Albarra (2 th) ceritanya meminjam mainan Hot Wheels milk Mas Althaf. Bunda pikir hanya mobilnya saja yang hendak dipinjam, ternyata termasuk track-nya juga. Berhubung hari sudah malam, mamas sudah bobo duluan dan bunda juga sudah “mager” di kasur, akhirnya Albarra hanya kuberikan alat peluncurnya saja. . Pertama-tama kuajari cara bermainnya, ternyata Albarra sudah langsung bisa mengikuti. Aha! Mungkin saja ini adalah hasil proses belajar Albarra selama ini saat memperhatikan Althaf bermain. Seperti biasa, Albarra bermain sambil bicara, “Mobilnya kan ini dulu, ini… Siap! Go…” . Hahaha… Ternyata memperhatikan Albarra main seperti ini pun bisa menjadi hiburan tersendiri. Sesekali dia lupa menarik alat peluncur, aku mengulangi lagi memberi contoh pola urutan bermainnya. Lama kelamaan Albarra sudah lancar, pola urutan bermain pun sudah bisa ia lakukan dengan benar. . Alat peluncur ia tarik terlebih dahulu, mobil diletakkan pada tempatnya, dan tekan. Mobil pun melesat den…

BunSay - Game Level #6 Tantangan Hari #16

•Korban Iklan• . Bismillah… Mengajak anak berbelanja itu banyak enaknya, tapi kadang juga ada gak enaknya. Apalagi kalau lagi ada promosi macem begini (pakai iming-iming tokoh kartun favorit anak) heuh… Dompet bunda jadi terancam deh, Nak! . Althaf (6 th) akhirnya jadi korban iklan susu UHT, padahal gak pernah beli, tapi akhirnya terpaku di sebuah lorong yang begitu menarik perhatiannya. Bukan merk atau rasa susunya, tapi gambar t*b*t yang membuat dia langsung saja memenuhi keranjang belanja dengan susu berbagai gambar. . Dibilang beli satu karton, gak mau, karena mau pilih sesuka hati. Aha! Sekalian deh disuruh ngitung sendiri, bunda muter dulu yaa.. Nyatanya dia kesulitan, bolak balik berhitung kok salah karena jumlahnya kebanyakan dan susunannya berantakan. Akhirnya aku minta ia susun menjadi 6 kotak, sebanyak 3 lapis. Belajar matematika deh, 6 kotak dikali 3 lapis, ini namanya 6 x 3 atau 6+6+6, jadi 18.  . Demikianlah sampe diliatin orang-orang karena bunda ngajarin di lorong-lorong swala…

BunSay - Game Level #6 Tantangan Hari #15

•Menghitung Hari• . Bismillah… Semalam heboh mencari botol minum yang bertali, untuk digunakan field trip pekan depan. Botol sih banyak, cuma tak ada satu pun yang talinya panjang untuk digantung di leher, untuk dibawa-bawa selama field trip. Seingatku punya tas botol, tapi lupa dimana menyimpannya. . Di sisi lain Althaf sudah heboh sekali, padahal kalau mau dicari tasnya masih ada waktu dan kalau mau beli pun masih banyak waktu. Aha! Nampaknya memang harus belajar nih, tentang hari serta konsep perhitungannya. Aku pun mengambil tanggalan, lalu menulis kapan waktu fieldtrip. Kemudian aku memintanya untuk melakukan permainan tebak-tebakan dengan menunjukkan waktu-waktu yang hendak aku sebutkan. . Permainan dimulai dengan pertanyaan dariku, “Hari ini hari apa? Tanggal berapa?” Kemudian dilanjut dengan kemarin, dua hari lalu, 3 hari yang akan datang, dsb. Ada proses penjumlahan dan pengurangan di sini. Hingga akhirnya Althaf bisa membuat kesimpulan, “Besok itu satu hari lagi, lusa adalah dua h…

BunSay - Game Level #6 Tantangan Hari #14

•Kadaluarsa itu apa?• . Bismillah… Seperti biasa di awal pekan kami berbelanja bekal snack untuk sekolah. Apapun bekalnya, ada yang wajib dibawa sebagai cadangan makanan, misalnya masih lapar saat siang sepulang sekolah, menunggu jemputan. Apakah itu? Roti dan susu. . Dengan ini, kami pun membeli roti sekaligus untuk beberapa hari ke depan. Namun, berbeda saat kita membeli roti, yang memiliki waktu kadaluarsa tidak lama, jadi biasanya hanya untuk 3 hari saja. Aku pun menjelaskan tentang kadaluarsa. Maksudnya apa dan bagaimana mengantisipasinya. . “Kamu perhatikan, ini tanggal kadaluarsanya kapan? Kemudian ini hari apa?” Kami pun berhitung bersama. Roti yang tanggal kadaluarsa paling cepat berarti dimakan lebih dahulu, sementara kadaluarsa lebih lama bisa ditunda untuk hari berikutnya. Setelah dilihat paling lama itu 3 hari kemudian, berarti hanya bisa membeli sebanyak 3 buah saja. Untuk hari ini, besok, dan lusa. . Alhamdulillah… Sekarang jadi kalau beli makanan, selain logo halal, Althaf pun…

BunSay - Game Level #6 Tantangan Hari #13

•Membantu Ayah• . Bismillah… Pagi-pagi Albarra (2 th) sudah bangun, mungkin karena malam tidur lebih cepat. Sementara aku membantu mamasnya bersiap-siap, Albarra membantu ayah yang sedang mengelap mobil. Awalnya ayah bertanya saat Albarra mendekati dan memperhatikannya, “Adek mau bantuin Ayah?” Dengan cepat dan berbinar Albarra menjawab, “Mau Ayah elap-elap!” . Lap kain pun didapat Albarra dan langsung saja ia menempelkannya ke pintu mobil sambil melamun. Kudengar suara, “Albarra yang bagian depan situ ya! Geraknya begini, kanan ke kiri, kanan kiri!” Ayah memberi instruksi. Albarra pun mengamati dan langsung mengikuti. Sesekali aku mendengar suara Albarra, “Atas Ayah… Aku atas.” . Senyum - senyum sendiri aku melihatnya. Alhamdulillah sambil membangu Ayah dengan gembira, Albarra sambil belajar Matematika. Berbagai arah dipelajari sambil menggerakkan kain lap, atas, bawah, depan, belakang, dsb. Ia pun kini jadi mengetahui bahwa bagian yang lebih kotor harus dilap beberapa kali. MasyaaAllah… T…

BunSay - Game Level #6 Tantangan Hari #12

•Kesepakatan Durasi• . Bismillah… Selamat memulai pekan yang sibuk, senyum semangat menyapa Senin yuk! Aku mengawali hari ini dengan menyadari bahwa semakin lama Althaf (6 th) semakin memahami konsep waktu. Alhamdulillah, komunikasi jadi semakin mudah, tapi konsekuensinya ya kamu semakin sering membuat kesepakatan, ia bukannya sekedar mengikuti aturan. Fiuh, peran menjadi orang tua semakin menantang! . Apalagi semenjak masuk SD, semua jadwal diubah total, terutama tentang waktu bermain. Oke! Sekolah sampai siang, bahkan Senin dan Selasa sampai sore karena ada ekskul. Sementara itu, waktu untuk bermain bersama keluarga di malam hari, mulai pukul 7 malam sampai menjelang tidur. Jadi kita bisa bermain bersama, makan, atau sekedar berbincang. . Permasalahan muncul di sore hari, waktu TPA di Masjid bertepatan dengan waktu bermain sore di luar rumah. Akhirnya kami berdua berdiskusi dan sepakat bahwa durasi bermain tetap, yaitu 90 menit, biasanya untuk bermain bola, sepeda, otoped, bola, dll. Namu…

BunSay - Game Level #6 Tantangan Hari #11

•Jualan Coklat & Donat• . Bismillah… Berawal dari kejadian beberapa hari lalu, saat aku “pre-order” jam tangan anak-anak ke tetangga yang berjualan. Althaf beberapa kali menanyakan, “Bun, katanya beli jam tangan, mana kok belum ada?” Setelah aku konfirmasi, “Mas, katanya jam tangan belum datang. Kalau sudah ada, nanti diantar ke rumah.” Kutangkap ekspresi wajah Althaf yang terkejut sambil berkata, “Lho, katanya jualan, kok barangnya malah ga ada?” . Akhirnya aku pun mulai menjelaskan proses berjualan. Mulai dari membeli bahan baku di suplier, proses produksi, sampai produk ke tangan konsumen. Namun, karena perbincangan saat itu dilakukan sebelum tidur, jadi sepertinya Althaf kurang puas akan penjelasan yang aku sampaikan. Aha! Kebetulan hari ini ada donat dan cokelat. Yuk kita bermain peran! . Ceritanya Albarra (2 th) adalah suplier, kemudian Althaf (6 th) membeli bahan baku untuk membuat donat, seperti tepung, gula, mentega, telur, cokelat, dll. Althaf membeli semua bahan dengan harga …

BunSay - Game Level #6 Tantangan Hari #10

•Satuan dalam Pengukuran• . Bismillah… “Sesekali anak-anak ditimbang ah berat badannya!” Pikirku sambil syok melihat angka timbangan tubuh sendiri yang terus meroket. Hahaha… Berbeda denganku yang hampir setiap hari menimbang, anak-anak terbilang jarang. . Akhirnya aku keluarkan timbangan dan satu per satu dengan semangat, Althaf (6 th) dan Albarra (2 th) menaiki timbangan berat badan. “Bun, Aku 25, kalau Adek 15.” Teriak Althaf menginformasikan angka yang tertera di layar, sementara aku sedang sibuk mengambil gambar. Hihihi… . Aha…!!! Aku pun akhirnya tergelitik mengajukan pertanyaan, “Itu 25 dan 15 apa? Meter?” Althaf terdiam, tampak kebingungan. “Meter ya? Apa kilo, biasanya Bunda bilang kilo…” Aku pun akhirnya mulai mencoba menjelaskan tentang “Satuan dalam Pengukuran” Jadi, ada meter, gram, liter, dan sebagainya. Sampai di situ saja, karena belum nyambung kalau membedakan centimeter dan kilometer. . Khusus pembahasan kali ini, kami mencari contoh benda yang dapat diukur dengan satuan ber…