Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

BunSay - Game Level #3 Tantangan Hari #16

•Bukan Sekedar Shalat• . Bismillah… Althaf (6 th) sudah bisa shalat fardhu, gerakannya, bacaannya, waktunya, tapi kesadaran untuk menjalankannya masih butuh usaha yang luar biasa. Jadi, sebenarnya ini adalah PR besar aku dan Pak Suami, maklum sudah masuk usia 6 tahun, tak terasa jadi harus segera disiapkan. . Berbagai cara dilakukan, kami baca buku bersama tentang kewajiban shalat. Nah, kalau pelaksanaannya, bunda masih agak lunak mengingatkan, mengajak, kalau ayah tentu beda lagi caranya. Biasanya lebih keras, sifatnya memberikan perintah, walau kadang memang lebih berhasil. . Namun, aku masih memikirkan banyak cara untuk membuatnya memiliki kesadaran sendiri akan menjalankan kewajiban shalat fardhu. Salah satu upaya yang paling berhasil adalah ajakan teman, setiap Dzuhur, Ashar, dan Maghrib biasanya, mereka berangkat shalat berjamaah di Masjid. Selebihnya, kalau tak ada teman, ya berat juga. Hahaha. . Bismillah, semoga Ayah dan Bunda menemukan cara yang paling jitu untukmu agar bisa merasak…

BunSay - Game Level #3 Tantangan Hari #15

•Althaf Sang Kakak• . Bismillah… Akhir-akhir ini aku merasa, semakin hari Albarra (2 th) semakin mirip dengan kakaknya, Althaf (6 th). Semua ditiru, mulai dari ucapan hingga perbuatan. Mulai gaya bicaranya, cara bermainnya, hingga segala kebiasaannya. Hal-hal baik tentu ada, bahkan banyak, terutama terkait kemandirian. Di usianya saat ini, Albarra sudah bisa makan dan minum sendiri, mandi, sikat gigi, pakai dan buka baju. Walaupun masih memerlukan bantuan tentunya. . Di sisi lain, aku pun semakin khawatir jika yang ditiru adalah hal-hal yang kurang baik atau bahkan yang membahayakan untuk anak seusianya. Althaf mungkin sudah bisa meloncat ke sana ke sini mengikuti gaya film kartun favoritnya, tetapi akan berbeda jika yang loncat dari ketinggian 1 meter itu adalah Albarra. Lalu, aku pun mulai memikirkan bagaimana cara memberi Althaf pengertian akan hal ini. . Akhirnya, aku memutuskan untuk diskusi dengan Althaf. Mengobrol santai sambil memperhatikan Albarra, “Mas, lihat deh Albarra mainan To…

BunSay - Game Level #3 Tantangan Hari #14

•Roti Buatan Althaf• . Bismillah… Semalam aku dan Althaf (6 th) diskusi tentang menu sarapan pagi ini. Berhubung libur, Althaf minta pagi-pagi sarapan roti saja agar lebih cepat, lalu bisa segera main. Akhirnya kami pun sepakat membuat roti bersama, kebetulan selama ini Althaf belum pernah membuatnya dari awal hingga akhir. Jadi, kali ini aku hanya akan memberikan instruksi dan mengambil gambar. Hahaha... . Setelah mencuci tangan, semua bahan pun disiapkan. Althaf memilih sendiri isi roti, campuran antara mentega, selai coklat kacang, keju, dan meses. Cara mengoles mentega dan selai pertama-tama belum teratur arahnya, aku pun membantu agar lebih rapi. Sementara itu, untuk taburan meses dan parutan keju sudah baik walaupun masih ada yang berceceran. Kebebasan dalam memilih isi roti dan proses pengolesan serta taburan ini diharapkan dapat meningkatkan logika serta kreativitasnya, dimana termasuk dalam KECERDASAN INTELEKTUAL. . “Mas, dua rangkap saja. Kok banyak banget bikinnya?” Althaf pun men…

BunSay - Game Level #3 Tantangan Hari #13

•Ketika Ayahku Sakit• . Bismillah… Albarra (2 th) menemani Ayah ke rumah sakit, banyak sekali pertanyaannya. “Ayah ngapain? Ayah kenapa? Ayah dimana? Itu siapa? Apa ini? Apa itu?” Akhirnya aku pun mencoba dengan sabar untuk menjawabnya. Sabarnya sampai mulut kering, karena pertanyaan dari Albarra diulang-ulang. Entah memang lupa atau sengaja ngerjain emaknya nih. Hahaha… . Namun, mengobrol, saling tanya dan jawab memang menjadi aktivitas utama kami saat ini. Pada saat ini lah, kemampuan kognitif, emosional dan sosial Albarra dapat terus terlatih. Demi melejitkan KECERDASAN INTELEKTUAL, pertanyaan seringkali diberikan ke Albarra, sehingga dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, memori dan logika. . Di sisi lain, saat berkomunikasi terdapat intonasi suara dan emosi yang bisa menambah pengetahuan Albarra tentang emosi, misalnya bagaimana orang itu sedih lalu menangis. Bagaimana pula saat orang marah atau bahagia. Ini adalah ikhtiar dari proses pengembangan KECERDASAN EMOSIONAL. . Selain itu, pe…

BunSay Game Level #3 Tantangan Hari #12

•InsyaaAllah, Bertakwa• . Bismillah… Setiap sore jadwal Althaf (6 th) adalah bermain bersama teman-teman di lingkungan rumah. Biasanya ba’da shalat Ashar berjamaah mereka langsung bermain bersama. Main sepeda, otoped, bola, mobil-mobilan dan lain-lain. Namun, entah mengapa setelah libur lebaran kemarin Althaf menjadi tak tepat waktu saat pulang. Padahal sudah terpasang jam tangan beserta alarm yang mengingatkan waktu pulang. . Pekan lalu, sudah tiga kali Althaf pulang terlambat, itu pun akhirnya pulang dengan kondisi terluka dan menangis. Atau pernah sesekali sampai harus dijemput. Hari ini negosiasi untuk izin bermain agak sedikit alot apalagi ia tak mau tidur siang. Aku akhirnya mencoba mengingatkan kembali, bahwa Allah SWT membenci orang-orang munafik. Siapakah dia? Orang yang jika berbicara dia berbohong, jika berjanji dia mengingkari, dan jika dipercaya dia berkhianat. . Setelah diingatkan tentang hal tersebut, Althaf pun izin sekali lagi dengan sangat memohon. “Bunda, boleh ya, INSYAA…

BunSay - Game Level #3 Tantangan Hari #11

•Belajar Bertamu• . Bismillah… Pagi tadi aku mengajak Althaf (6 th) dan Albarra (2 th) silaturrahim ke rumah teman belajar di Institut Ibu Profesional. Beberapa hari sebelumnya, aku sudah mengingatkan Althaf untuk mematuhi adab-adab bertamu. Awalnya tentu mengucapkan salam, menghormati orang yang lebih tua dengan mencium tangan dan bersikap sopan, serta menyayangi teman dan adik-adik yang baru berkenalan. . Aku juga mengingatkannya untuk mengendalikan diri saat memiliki keinginan, misalnya mainan teman, makanan atau minuman yang disajikan, serta permintaan lainnya. Boleh bicara dahulu kepada bunda atau bicara langsung dengan cara yang baik, tidak memaksa dan berlebihan. Berbicara dan berperilaku sopan dengan bahasa yang baik. Jika melakukan sesuatu juga harus bertanggung-jawab, berhati-hati menggunakan barang milik orang lain, dan mengembalikan ke tempatnya saat meminjam. . Alhamdulillah semua berjalan baik, walaupun ada beberapa “kelepasan” juga, masih termasuk kondisi yang aman terkendali…

BunSay - Game Level #3 Tantangan Hari #10

•Libur Telah Tiba• . Bismillah… Bagi rapor sudah dilakukan, libur sekolah pun dinantikan. Berbeda dengan kondisi pagi di hari sekolah, saat hari libur Althaf (6 th) malah lebih semangat bangun pagi. Huh! Langsung saja ia mengambil sepeda dan menjemput satu per satu temannya. Lalu, adik Albarra (2 th) gimana? . Biasanya Albarra hanya main bersama bunda di rumah, kalau Mas Althaf pulang sekolah, barulah mereka bermain bersama. Nah, karena pagi ini libur dan bunda juga ingin lebih santai. Ba’da Shalat Subuh dan sarapan, Albarra pun ikutan main keluar. Berhubung sepeda roda empat belum bisa digunakan, akhirnya bunda mengajak Albarra melihat-lihat bunga dan berbagai tanaman di sekitar rumah. . Albarra juga berinteraksi dengan kucing dan burung yang tiba-tiba hinggap di salah satu pohon. Aku coba memperkenalkannya sebagai Makhluk Ciptaan Allah, selain manusia. Udah paham emang anaknya? Belum sih, tapi aku mulai mengajarkan Albarra untuk menyayangi mereka juga. Mengusap kucing, bernyanyi dengan bu…

BunSay - Game Level #3 Tantangan Hari #9

•Menciptakan Pelangi• . Bismillah… Setelah dua kali melihat pelangi, saat di rumah pasca hujan dan ketika berkunjung ke Curug Pelangi di Cijeruk, Althaf (6 th) jadi semakin penasaran. Bolak balik dia menanyakan asal usul pelangi, mengapa pelangi bisa terjadi, kapan ia muncul, dan bagaimana cara terbentuknya. Akhirnya kami pun bersama-sama mencari tahu asal-usul pelangi. Alhamdulillah ada penjelasan di salah satu buku sains milik Althaf. . Aku pun mencoba mengulang penjelasan buku dengan bahasa yang lebih sederhana, “Pelangi terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari yang melalui tetesan air di atmosfer. Jadi kalau hujan, kan ada air turun, nah sinar matahari itu akan bereaksi dan cahayanya akan membelok ke bumi, membentuk pelangi.” “Oh, mangkanya waktu itu pas hujannya selesai kita lihat keluar ada ya, Bun pelanginya?” “Iya, saat awan gelapnya pergi langsung deh kita bisa lihat di lokasi tertentu yang memang ada biasan cahaya matahari.” . Aku mengingatkan juga saat di air terjun, “Nah, …

BunSay - Game Level #3 Tantangan Hari #8

https://www.instagram.com/cindytaseptiana

•Hadapi Rintangan Bersama• . Bismillah… Ada yang seneng banget punya mainan baru nih, jadi dimainin terus deh otopednya sampai bosan. Akhirnya coba main lagi tapi dengan sedikit variasi. Aku bilang ke Althaf (6 th) coba pakai rintangan, bagus juga untuk kecerdasan kinestetik yang merupakan salah satu KECERDASAN INTELEKTUAL dalam teori Howard Gardner, Pakar Psikologi Perkembangan. . Althaf merasa tertantang sekali untuk bisa melintasi trek tanpa menyentuh rintangan. Namun, saat bermain ada hal lain yang bikin terharu. Tiba-tiba Althaf mengajak adiknya, Albarra (2 th) untuk ikut bermain motor-motoran dengan rintangan yang sama. Dengan terlihat lebih dewasa dan “ngemong” ke adiknya, Althaf membantu mendorong dan memberi arahan. Albarra pun terlihat senang dan menikmatinya. . Mereka berdua terlihat semangat sekali, di sisi lain emaknya terharu. Hehe.. Anakku sudah besar! Ternyata bermain bersama seperti ini juga mendorong sifat “ke-kakak-an” dimana Sang …