Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

Cuci Sepatu

Liburan Part #5 Liburan Jumat pekan lalu diisi Althaf dengan mencuci sepatu, bukan kerja paksa lho yaa, tapi memang sedang mulai membiasakan Althaf merawat barang-barang pribadinya sendiri. Teknik mencuci sepatu yang benar pun mulai kuajari, karena biasanya dia hanya main-main air saja. Maklum lah ya, namanya juga anak-anak. Oleh sebab itu, pas waktunya Albarra tidur siang, kami mulai bergegas menyiapkan segala kebutuhan. Sepatu yang hendak dicuci, sikat, sabun, kursi jongkok, dan selang air. Oh iya, selain sepatu sekolah, ada sepatu dewasa di sana, kebetulan pekan lalu memang kami hendak pergi ke luar kota. Rencananya mau pakai sepatu kembaran ini, apa daya saat mau dipakai masih basah, tidak jadi dipakai deh ! Awalnya memang hanya mau mencuci bagian luar dan bawah saja yang sekiranya kotor, tapi karena Althaf terlalu bersemangat mencuci, ia basahi pula bagian dalam sepatu dengan air dari selang air. Yah, begitulah ceritanya, anak-anak memang selalu lebih bersemangat dal

The Cinnamon Squad

Liburan Part #4 Liburan sekolah kali ini membuat Althaf dan teman-teman di lingkungan rumah semakin dekat. Bagaimana tidak, dalam sehari mereka bisa menghabiskan waktu bermain bersama hampir empat jam lamanya. Berdasarkan kesepakatan dengan bunda, Althaf boleh main keluar rumah di pagi hari yaitu sejak pukul 08.00 s.d. 10.00 WIB dan sore hari pukul 16.00 s.d. 17.30 WIB. Belum lagi kalau tiba-tiba di waktu jam makan siang ada yang datang ke rumah, semakin lama deh mainnya. Bunda menyebut Althaf dan teman-teman adalah “The Cinnamon Squad” karena semuanya tinggal di lokasi yang sama, yaitu salah satu cluster di perumahan tempat kami tinggal, Cluster Cinnamon. Setiap hari, mereka mengisi hari libur sekolah dengan bermain bersama. Prinsip umum yang dimiliki para orang tua mereka pun serupa, boleh bermain di waktu-waktu yang ditentukan, boleh di dalam atau di luar rumah siapa saja, asalkan masih di dalam cluster. Maklum ya, beberapa waktu lalu banyak berita penculikkan, jadi seme

Kegemaranku yang Baru

Liburan Part #3 Semakin bertambah usia, maka semakin bertambah pula pengetahuan, pengalaman, dan kegemaran. Begitu juga dengan Althaf, sebelum usia empat tahun, hal yang ia kagumi hanyalah tokoh Lightning McQueen dalam “Cars The Movie”. Althaf selalu bercita-cita ingin menjadi pembalap mobil seperti tokoh kesayangannya itu di dalam film. Kemudian masih di seputar arena balap, ketika menonton balapan motor GP dan mengagumi skill para peserta balapan, ia pun berubah ingin menjadi pembalap motor. Namun, saat melihat risiko kecelakaan yang besar, Althaf mau menjadi pelari saja katanya, sama-sama menggunakan kecepatan, tapi tidak ada tabrakan. Dalam hatiku, “ Ya ampun, Nak! Alhamdulillah deh, sekarang saja bunda sering was-was setiap melihat kamu atraksi balap sepeda.” Kegemarannya kini mulai bergeser ke aktivitas olahraga, saat piala dunia diselenggarakan pertengahan tahun 2018. Althaf mulai menyukai olahraga sepak bola. Apalagi sebagian besar temannya di rumah dan di sekolah jug

Senang Bersama Paman

Liburan Part #2 Saat kecil, ketika memasuki masa liburan sekolah, aku pasti menyempatkan diri berkunjung ke rumah nenek dan kakek di luar kota. Begitu juga saat liburan sekolah Althaf kali ini, kami berkunjung ke rumah nenek/ kakek, walau hanya dengan waktu yang singkat. Salah satu tujuannya adalah bertemu paman kesayangan Althaf dan Albarra Rihandika Ramandha yang kini super sibuk, jarang pulang ke rumah. Anak-anak senang sekali bertemu paman karena biasanya mereka mendapat mainan “lungsuran” yang dimiliki paman saat kecil. Mereka juga senang karena bersama paman, bisa melakukan permainan yang ekstrim. Dengan kekuatannya, paman bisa mengajak anak-anak bermain gendong-gendongan dan kuda-kudaan bahkan langsung dengan kedua keponakannya ini di atas tubuhnya. Padahal Althaf anak yang “superaktif” dan Albarra bayi yang “superberat”.  Kalau bunda sih sudah pasti tak sanggup. Hehehe… Saat sore hari, paman tak segan menemani Althaf bermain bola bersama teman-teman baru di la

Taman Piknik Semakin Asik

Liburan Part #1 Akhir pekan kemarin ceritanya “ngintilin” acara CSR dari kantor Pak Suami ke Taman Piknik. Judulnya sih menanam pohon, tapi kalau aku dan anak-anak cuma ikutan main-main di taman dan foto-foto. Hehehe … Oh iya, piknik kali ini hanya ke Bekasi saja kok, alhamdulillah gak jauh, gak macet, dan gak bayar. Asik kan? Terletak di Jalan Manunggal II, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, kalau dari rumah kami di Depok, butuh waktu sekitar satu jam saja (jadi kaya lagu Audi ya? LOL). Walaupun gratis dan terbuka untuk umum, penjagaan keamanan di sini cukup baik. Dapat dikunjungi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Taman piknik ini keberadaannya cukup berarti lho , di tengah hiruk pikuk kota Jakarta - Bekasi, kita bisa menghirup udara segar dan menikmati pemandangan hijau rerumputan serta bunga-bunga taman. Mungkin lebih enak kalau kita datang ke sini dengan membawa tikar serta nasi liwet, kali ya? Jadi, benar-benar terasa pikniknya.

Terima "Raport" Tak Perlu Repot

Hari ini pagi-pagi sekali, aku mempersiapkan diri untuk mengambil raport Althaf. Kalau kata anak JakSel, “Literally” bundanya yang mempersiapkan diri, karena anaknya sih terlihat santai saja. Dalam bayangannya raport hanyalah tanda-tanda liburan, sehingga bisa main sepuasnya. Sementara itu, bunda menyiapkan banyak pertanyaan untuk para ibu guru tersayang dan juga menyiapkan banyak kesabaran dan keteguhan hati untuk menerima segala laporan. Hehehe … Oh, iya! Sebelum keterusan, dalam KBBI, yang dimaksud raport adalah “rapor” ya, artinya laporan. Alhamdulillah , proses pembagian raport berjalan dengan lancar, walaupun disertai dengan “kerempongan” pagi-pagi mengurus dua anak lelaki. Nunggu giliran pembagian raport pun di kelas heboh sekali, belum lagi drama berebut mainan. Jadi stress aku tuuhh .. Beruntung datang lebih pagi karena antrian hanya dua siswa, sekitar 30 - 40 menit menunggu. Ini lama atau sebentar? Hm … Kalau dibandingkan dengan waktu giliran aku saat dipanggil sih

Libur Telah Tiba

Hari ini hari terakhir Althaf bersekolah di Semester 1 kelas TK B. Besok sudah pembagian rapor, berarti libur telah tiba! Anak senang, bunda kebingungan. Bagaimana tidak, jika dilihat dari jadwal, libur sekolah itu sekitar tiga minggu. Berarti 21 hari libur ditambah 3 hari di pekan ini, berarti ada 24 hari libur. Maaf ya, sebagai ibu beranak dua tanpa asisten, kadang bingung membagi waktunya, apalagi kalau harus konsisten bikin aktivitas terstruktur. Nah , kalau sekolah, lumayan bisa fokus dengan perkembangan Albarra. Siang, sepulang sekolah, baru bisa gantian perhatian utama ke Althaf. Selebihnya sih aktivitas rutin alhamdulillah bisa dilakukan bersama-sama. Nah, kalau libur sekolah, Althaf ngapain aja di rumah, bingung aku tuh … Terbayang kegiatan harian Althaf dari bangun tidur, mandi, sarapan, dan main. Menjelang siang, pulang, Dzuhur, makan siang, lalu main. Tidur siang, Ashar, bagun sore, main lagi. Pulang untuk mandi, Maghrib, kemudian main. Isya, bobo malam, besok pagi

Kebobolan Harbolnas

Hari ini tanggal 12 Desember 2018, kalau disingkat jadi 12.12. Ada yang spesial dari tanggal cantik ini, yaitu “Harbolnas” atau Hari Belanja Online Nasional. Iklan kehebohan diskon e-commerce sudah bergema sejak awal Desember 2018, baik di media elektronik maupun media cetak. Nonton kan iklan-iklan seru di televisi? Ada yang menggunakan aksi Dian Sastro, goyangan Blackpink, dan iklan kejedot pintu bolak-balik. Belum lagi notifikasi di handphone yang sudah terinstall e-commerce . Bahkan semua sista, ukhti, ummi, dan kakakku yang jualan di berbagai media sosial pun ikutan kasih diskon. Ya ampun, ngeriii aku tuuuhhh… Sejak 12 Desember 2012 atau 12.12.12, Harbolnas diresmikan oleh Asosiasi Ecommerce Indonesia (IdeA), kegiatan tahunan yang diselenggarakan bersama oleh berbagai e-commerce di Indonesia ( www.harbolnas.com ). Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat akan kemudahan berbelanja online . Di moment inilah e-commerce berlomba-lomba menawarkan diskon dan berbagai keuntu

Mandi Hujan Sungguh Menyenangkan

Siapa yang belum pernah mandi hujan? Kayaknya hampir semua orang pernah ya, baik sengaja maupun tidak sengaja “hujan-hujanan” begitu juga diriku saat masih kecil. Mandi hujan memang merupakan hal yang sangat menyenangkan terutama bagi anak-anak, apalagi kalau dilakukan bersama-sama tentu akan menjadi pengalaman indah tak terlupakan. Kebetulan siang kemarin, tepat ketika Althaf pulang sekolah, hujan turun dengan sangat deras. Saat keluar dari mobil hendak masuk ke rumah, Althaf sedikit kehujanan walaupun sudah aku payungi hingga ke teras. “Bunda, Aku boleh mandi hujan ya? Kan hujannya deras, lagian baju aku juga udah basah nih sedikit. Ya, Bunda, boleh ya?” Althaf meminta izin dengan penuh harap. Aku pun berpikir sejenak, “Oke, tapi hanya 15 menit saja ya, atau kalau hujannya sudah berhenti harus segera mandi.” “Asik…!!!” Althaf pun loncat kegirangan, langsung membuka sepatu dan rompi seragam sekolah lalu meluncur ke jalanan depan rumah Sejak beberapa waktu lalu sebenarnya

Pengalaman Pertama ke Dokter Gigi

Minggu siang kemarin adalah kali pertama Albarra mengunjungi dokter gigi untuk pemeriksaan. Dag dig dug rasanya, terbayang dia akan nangis, ngamuk, dan minta pulang. Berbagai alternatif muncul, periksa sambil dipangku ayah agar wajah bunda nampak di hadapannya atau mungkin dipangku bunda, agar ia nyaman dalam pelukanku. Pilihan lainnya, biarkan Albarra melihat Althaf terlebih dahulu yang melakukan pemeriksaan. Biasanya kan adik meniru-niru kakaknya, semoga keberanian Althaf diperiksa gigi pun bisa menular. Sebenarnya sudah banyak persiapan yang dilakukan sebelum kunjungan Albarra kali ini. Jauh-jauh hari sebelumnya di rumah Albarra sudah dibiasakan menyikat gigi, baik setiap mandi maupun sebelum tidur. Harapannya dengan ini, ia sudah tidak asing lagi dengan pemeriksaan gigi. Beberapa hari yang lalu pun, aku mengajak Albarra melihat Althaf saat ke dokter gigi. Ia memperhatikan dengan seksama saat dokter gigi memeriksa Althaf. Beberapa kali aku sampaikan, “Nanti Albarra akan d

Yakin Mau Digombalin?

Akhir pekan biasa dinantikan para bunda yang bekerja di ranah domestik. Ya gak? Hayo ngaku… Kalau aku sih yes ! Alhamdulillah aku bisa sedikit lebih santai, paling tidak ada waktu “me time”, sementara dua anak bisa main bersama ayahnya. Begitu juga Sabtu pagi kemarin, keluar dari rutinitas di dalam rumah, menemani Althaf berenang, sedangkan Albarra bermain bersama Pak Suami. Judulnya masih kerja juga sih bunda, tapi lumayan lah… Hahaha … Lagi santai di pinggir kolam renang sendirian, tiba-tiba Pak Suami datang. “Bunda… Ayah punya hadiah.” Senyam senyum sambil meletakkan secangkir kopi di meja tepat di hadapanku. Aku masih bingung, “Hadiah apaan, kopi? Kan sakit Maag.” “Bukan dong, yang ini untuk Bunda.” Akhirnya diberikanlah hadiah yang sejak tadi ia sembunyikan. Kuambil camilan yang disebutnya hadiah itu, ternyata beng-beng dengan kata-kata gombal KAMU CANTIK, “Hahaha… Gombal!” Ternyata Pak Suami menyisakan satu lagi untuknya, “Kalau yang ini untuk Ayah.” Kubaca pu